Mengintegrasikan
sistem yang terdistribusi melibatkan lebih dari hanya menghubungkan teknologi
komunikasi yang berbeda. Tetapi juga melibatkan perhubungan lingkungan informasi yang berbeda. Secara
tradisional, control supervisory dan
sistem akuisisi data telah dirancang untuk memenuhi kebutuhan operasional di
lapangan dan dalam pabrik. Sedikit perhatian telah diberikan untuk mengetahui
sebaik apa sistem tersebut berintegrasi dengan infrastruktur informasi
perusahaan. Saat ini, setiap industri telah merasakan akibat dari beberapa tren
utama: globalisasi, konsolidasi, deregulasi, cycle times yang cepat, compressed
time-to-market, dan produk dan jasa baru. Efek yang terlihat adalah “islands of automation” di lapangan atau
dalam pabrik yang tidak lagi memenuhi kebutuhan bisnis. Sejak 1990, HP telah
mengeksplorasi cara baru untuk membangun sistem terdistribusi yang
mengintegrasikan pengukuran dan control sistem dengan business enterprise.
Translated from:
Integrating Real-Time Systems with Corporate Information Systems, Ronald R. Derynck, Thomas W. Hutchinson, 1998
Tulisan yang baik, membuka wawasan saya mengenai information system. Terimakasih septy!
ReplyDeletesangat informatif septy, tulisannya mudah dimengerti dan dapat menjadi referensi yang bermanfaat bagi kuliah saya. keep posting! thank you
ReplyDelete